Oleh Rev. Albertus Herwanta, O. Carm
Empat Injil mencatat bahwa Yesus berdoa berkali-kali. Ia mengawali dan mengakhiri karya-Nya dengan berdoa. Apa yang Yesus katakan dalam doa-doa itu? Hanya sedikit yang kita ketahui. Sebagian isi dari doanya dicatat dalam Injil. Misalnya, ketika Yesus berdoa di depan makam Lazarus (Yohanes 11:41-42) dan doa Yesus bagi murid-murid-Nya (Yohanes 17).
Bagian pertama dari Injil hari ini, yakni Matius 11:25-27 berisi doa Yesus juga. Ada tiga hal penting dalam doa itu. Pertama, Ia berkata, “Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab yang telah Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan pandai, telah Engkau nyatakan bagi orang kecil” (Matius 11:25).
Kedua, Yesus menegaskan bahwa hal di atas itulah yang berkenan kepada Allah. “Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu” (Matius 11:26). Allah Bapa menyatakan Kerajaan-Nya kepada kaum kecil dan sederhana; bukan kepada mereka yang merasa dirinya bijak dan pandai.
Ketiga, Yesus menegaskan tentang segala yang telah Allah Bapa berikan kepada-Nya. “Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku, dan tidak seorang pun mengenal Putra selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Putra serta orang-orang yang kepadanya Putra itu berkenan menyatakan Bapa-Nya” (Matius 11:27).
Apa yang bisa kita renungkan tentang bagian pertama dari tiga bagian Injil hari ini? Pertama, kita belajar tentang apa itu doa. Doa adalah relasi pribadi dengan Tuhan. Dalam doa di atas, Yesus menunjukkan relasi pribadi dengan Bapa-Nya. Relasi itu terlihat dalam ucapan syukur atas cara Allah menyatakan Diri-Nya kepada orang kecil, yakni mereka yang rendah hati dan terbuka menerima pewahyuan Diri-Nya lewat Yesus Kristus.
Kedua, relasi pribadi dengan Allah membuat Yesus mengenal tentang apa yang berkenan kepada Allah. Doa yang benar membantu kita mengenal kehendak Allah. Apakah doa-doa kita membuat kita lebih mengenal Tuhan?
Ketiga, hanya melalui Yesus orang dapat mengenal Allah. Yesus membantu kita mengenal Allah secara tepat. Tidak ada cara lain untuk mengenal Allah selain melalui Yesus. “Tidak seorang pun mengenal Bapa selain Putra dan orang yang kepadanya Putra itu berkenan menyatakan Bapa-Nya” (Matius 11:27).
Hari ini kita belajar bahwa doa itu tidak selalu berisi permohonan. Di samping yang satu itu, masih ada doa syukur, pujian, dan tobat. Berapa persen dari doa-doa kita berisi ucapan syukur? Ucapan syukur itu menunjukkan betapa kita menyadari dan menghargai banyak anugerah yang Tuhan telah berikan kepada kita sekaligus sikap rendah hati dalam menerimanya dengan penuh syukur.

No responses yet